Rabu, 14 Maret 2012

[KKDH] Ya Sudahlah, Hari ini Biar Kulepaskan Kau dari Hatiku,,,

Diposting oleh diajengfortuna di 14.3.12 0 komentar
Hari ini, kulepaskan kau dari hatiku

Bukan. Bukan karena aku berhenti mencintaimu. Hanya saja “Tahukah kau apa yang kau lakukan itu. Tahukah kau siksa diriku. Bertahun ku nantikan jawaban darimu. Bertahun-tahun ku menunggu (Cinta Gila_Ungu)” cintaku sudah terlalu menggila. Walau aku tahu kegilaan itulah yang membuatku bertahan begitu lama dalam penantian. Dan hari ini telah kumasuki titik puncak kegilaanku, aku sudah lelah menunggu.



Hari ini, kulepaskan kau dari hatiku

Bukan. Bukan karena aku berhenti mencintaimu. Hanya saja “Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat. Sementara ku ada. Bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan (Selalu Cinta_Kotak)” kau tak pernah bisa melihatku. Meskipun itu hanya dari jauh, dari balik hatimu sekalipun. Namun aku tahu pada hakekatnya kau dan aku hanyalah manusia biasa yang tak pernah bisa lepas dari kesalahan dan lupa. Dan hari ini aku tahu, kesalahan terbesar itu adalah aku selalu cinta tapi kamu tidak.


Minggu, 21 November 2010

Sutradara Jempolan

Diposting oleh diajengfortuna di 21.11.10 0 komentar
Skenario hidup terus berjalan

Mengikuti alur tak beraturan

Bermacam peran silih berganti

Dari antagonis ke baik hati

Biar kupilih tokohku sendiri

Aku akan jadi aktor terpuji

Mengejar award Surga Illahi

Dengan arahanmu Tuhan

Sang sutradara jempolan

Surat untukmu Nak: Perasaanku Tentang Perasaanku Padamu

Diposting oleh diajengfortuna di 21.11.10 0 komentar
Di tengah bergulirnya roda kehidupan, diantara hiruk pikuknya kesibukan yang menyengat aku telah sempat mengabadikan perasaanku tentang perasaanku padamu lewat selembar surat yang mungkin akan kau lupakan atau untuk dikenang.

Untukmu yang akan mewarisi darah dan dagingku...
Duduklah yang manis di situ Nak. Ya, benar seperti itu. Biar kulihat wajahmu itu mirip siapa. Matamu itu mata siapa, hidungmu itu hidung siapa, bibirmu itu bibir siapa, senyummu itu senyum siapa. Apa kau mewarisiku atau lelaki hebat yang kau panggil Ayah itu. Hmm..biar kulihat sekali lagi. Oh iya, Mbah Putri bilang kau mirip aku tapi Nenek bilang kau mirip Ayahmu. Mereka boleh berpendapat apa saja. Tapi yang jelas sebagian dari dirimu adalah diriku dan di tubuhmu mengalir darah yang sama dengan darahku.

Selasa, 05 Oktober 2010

Belajar Menulis, Keberuntungan Agar Tetap Eksis

Diposting oleh diajengfortuna di 5.10.10 0 komentar
-->
Menulis. Sebuah kata yang sederhana. Kita semua pasti pernah menulis. Menulis apapun. Mulai dari hal kecil seperti menulis nama kita sendiri. Hal yang aneh bukan jika kita tidak bisa menulis nama kita sendiri. Dan bicara soal menulis, aku akan mulai menulis namaku sendiri di sini. Namaku Ajeng Dika Fortuningtyas. Nama yang bagus bukan?(hehe..sedikit narsis). Nama pemberian orangtuaku yang mengharapkan agar aku selalu beruntung(lihat nama belakangku fortune = keberuntungan). Walau pada kenyataannya Dewi Fortuna juga tak selalu berpihak padaku.Tapi aku tetap bersyukur, Tuhan tetap menganugrahkan satu keberuntungan yang mungkin menurut sebagian orang itu biasa tapi bagiku itu alasan yang membuatku terus termotivasi untuk maju dan menghasilkan sesuatu. Keberuntungan itu adalah aku punya minat yang besar terhadap dunia tulis-menulis. Kenapa aku menganggap itu sebagai sebuah keberuntungan? Yah, karena lewat menulis aku bisa mengungkapkan apapun yang kurasakan. Tanpa tedeng aling-aling. Tanpa perlu sungkan. Tanpa perlu apapun. Aku hanya perlu jujur dan mulai menulis dengan jujur. Aku sangat beruntung bukan?
 

di sini ada fortune Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea